Direktorat
Perguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama RI kembali berhasil
memberangkatkan lagi enam calon dosen ke Kanada untuk mengikuti
program pendidikan S2 Science Education di McGill University. Mereka
terdiri dari 2 orang calon dosen IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,
yaitu Nina Hamidah dan Liana Aisyah. Sedangkan empat lainnya, yaitu
Munaspriyanto Ramli, Yayan Sudiana, Eni Supriyati Rosyidatun, dan
Salamah Agung berasal dari UIN Jakarta.
Morrice
Hall,
Institute
of Islamic Studies,
McGill
University, Canada
Acara
pelepasan keenam calon dosen tersebut berlangsung di Wisma Haji
Jl. Jaksa, Jakarta Pusat, 6 Desember 2003. Hadir dalam acara
tersebut adalah Direktur Perguruan Tinggi Agama Islam (Dipertais)
Departemen Agama RI H. Arief Furqan, MA., Phd serta Pembantu
Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Prof. Dr. Suwito.
Direktur Perta dalam sambutannya yang diwakili oleh Kasubdit
Kerjasama Perguruan Tinggi dan Pulikasi, Drs. Affandi Muchtar,
MA, mengatakan bahwa keenam calon mahasiswa S2 McGill tersebut
dipersiapkan untuk menjadi tenaga-tenaga pendidik di bidang
science education di Fakultas Tarbiyah kedua institusi tersebut.
Oleh karena itu meraka diharapkan dapat mengemban amanah tersebut.
Sebelum
diberangkatkan mereka telah terlebih dahulu mendapatkan kursus
intensip bahasa Inggris selama enam bulan di IALF Denpasan Bali.
Semula mereka berjumlah delapan orang, akan tetapi dua di antara
mereka dinyatakan gagal karena saat tes terakhir mereka tidak mecapai
sekor minimal 6.5 IELTS sebagai persyaratan untuk bisa belajar ke
McGill University.
Selama belajar
di McGill keenam calon dosen tersebut akan mendapatkan beasiswa dari
CIDA (Canadian International Developent Agency) yang disalurkan
melalui Proyek IISEP (IAIN Indonesia Social Equity Project), yaitu
proyek kerjasama Departemen Agama dengan McGill University.*****