Banner Swara Ditpertais
Menu Utama
Menu Utama
 
  M E N U
Dewan Redaksi
No.27 Th. III, 02 Mei 2005
No.25 Th. III, 15 Maret 2005
No.24 Th. III, 03 Feb 2005
No.23 Th. III, 01 Jan 2005
No.22 Th. II, 23 Des 2004
No.21 Th. II, 18 Des 2004
No.20 Th. II, 30 Nov 2004
No.19 Th. II, 15 Nov 2004
No.18 Th. II, 30 Okt 2004
No.17 Th. II, 15 Okt 2004
No.16 Th. II, 30 Sep 2004
No.15 Th. II, 17 Sep 2004
No.14 Th. II, 31 Ags 2004
No.13 Th. II, 15 Ags 2004
No.12 Th. II, 31 Juli 2004
No.11 Th. II, 17 Juli 2004
No.10 Th. II, 26 Jun 2004
No.9 Th. II, 15 Jun 2004
No.8 Th. II, 12 Mei 2004
No.7 Th. II, 17 Apr 2004
No.6 Th. II, 6 Apr 2004
No.5 Th. II, 24 Feb 2004
No. 4 Th. I, 6 Des 2003
No. 3 Th. I, 6 Nov 2003
   

 

 

 

 

 

 

 

Membuat Audio Semi Dokumenter Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam

Swara Ditpertais: No. 4 Th. 1, 24 Desember 2003

PEMBUATAN AUDIO SEMI  DOKUMENTER DIREKTORAT PTAI

Guna membangun emosi dan kedekatan pemirsa untuk mengetahui lebih jauh tentang keberadaan Ditpertais dan PTAI, Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam bekerja sama dengan PT Sajadah Indomedia Promo membuat dokumentasi keberadaan dan perkembangan Ditpertais yang menjadi partner utama dalam membangun PTAI di Indonesia melalui perspektif humanis.

Perspektif humanis adalah "cara melihat keberadaan Ditpertais dari sudut pandang manusia untuk memenuhi salah satu kebutuhannya yaitu pendidikan material dan  spiritual.

Pada tahap awal pembuatan profil semi Dokumenter ini dipilih 5 PTAI, ada 5 (lima) perguruan tinggi yang masing-masing mempunyai ciri khusus dalam pengembangannya baik berupa kurikulum pengajaran maupun fasilitas pendukung pengajaran.

Menurut Bambang Irawan, "Pendekatan audio visual dengan perspektif humanis akan mengangkat profil Ditperta selain fungsi utamanya yaitu melibatkan seluruh stake holder dalam pengembangan PTAI di bawah manajement Ditperta."

Lebih lanjut ditegaskan oleh Bambang Irawan, bahwa mulai dari rektor/pejabat PTAI, dosen, mahasiswa, dan staf akan dilibatkan dalam pembuatan video semi dokumenter (berbentuk CD) ini dengan menjadi salah satu narasumber yang akan menghantarkan awal cerita sampai akhir dalam bentuk interview dan berbagai aktifitas yang dilakukan.

Pembuatan profil ini dikerjakan selama dua bulan terhitung pada bulan Oktober hingga November. Kelima Perguruan Tinggi dimaksud, adalah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, STAIN Malang, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan IAIN Pekanbaru.

Pembuatan audio semi dokumenter di lima Perguruan Tinggi Agama Islam tersebut didasarkan pada alur cerita  yang selama ini disesuaikan dengan perkembangan di masing-masing Perguruan Tinggi. Adapun potret perguruan tinggi dimaksud : Universitas Negeri Jakarta  mempunyai program studi yang mengintregasikan studi umum dan studi agama dalam satu aktifitas pengajaran di kampus UIN, yang masing-masing mempunyai tujuan-tujuan khusus dalam terapannya.

STAIN Malang memiliki karakter akademik, sebagai pusat pengembangan Bahasa Arab, sehingga nantinya bahasa pengantar dalam aktifitas belajar mengajar menggunakan bahasa Arab.

Untuk IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,  selain adanya program  CTSD, dengan adanya PSW (Pusat Studi Wanita) yang menjadi penekanannya, IAIN Sunan Kalijaga bertekad menjadikan Isu gender dan pemberdayaan pengajar serta staf sebagai pilihan pengembangan di IAIN.

IAIN Sunan Ampel Surabaya yang mempunyai perpustakaan modern karena fasilitasnya berteknologi tinggi, menunjang kebutuhan lingkungan akademis PTAI tersebut dalam meningkatkan basis pengetahuan melalui buku-buku dan refrensi yang dikoleksinya. Perpustakaan IAIN Surabaya menjadi pusat materi dari PTAI yang ada. Dengan teknologi yang dimiliki, buku-buku atau materi lain, internet dan lain-lain dapat dicari dengan mudah dan cepat melalui catalog elektronik (e-catalog).

IAIN Pekan Baru punya karakteristik pengembangan PTAI bekerjasama dengan pihak pemerintah Daerah yang merupakan bagian dari stakeholder pembangunan pendidikan di Propinsi Riau.  Misalnya para Bupati di RIAU ikut berpartisipasi dengan menyumbang pembangunan 1 gedung PTAI Pekanbaru.  Dalam perencanaan pengembangannya, PTAI Pekanbaru telah mempersiapkan diri untuk mengubah diri dari IAIN menjadi Universitas yang mengintegrasikan program studi ilmu-ilmu umum dan ilmu-ilmu agama.*****