|
Swara
Ditpertais: No.
3 Th. I, 24 Nopember 2003
|
PELATIHAN
BAHASA INGGRIS BAGI TENAGA DOSEN
PTAI DAN PAI PADA PTU
Posisi
dosen sebagai bagian dari civitas akademika, sangatlah urgen. Untuk
itu upaya peningkatan akan kemampuan bagi tenaga dosen merupakan sebuah
keniscayaan. Apalagi dosen seringkali disebut sebagai dinamisator dan
penggerak utama (prime mover) dalam rangka mengupayakan optimalisasi
kerja dan pencapaian misi suatu lembaga.
Meskipun
demikian, tidak semua dosen mampu memerankan posisi di atas. Paling
tidak kalau kita berefleksi ke belakang, ada beberapa catatan penting
mengenai mekanisme rekruitmen pegawai,-- khususnya dosen,-- yang ternyata
banyak dilakukan dengan cara konvensional. Cara seperti ini setelah
dievaluasi, ternyata menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, khususnya
yang berkaitan dengan kemampuan akademisi, dan ketrampilan bahasa asing,
terutama bahasa Inggris. Kondisi seperti ini diperparah lagi dengan
prosedur seleksi yang kurang mendukung ke arah pengukuran kualitas.
Jika hal tersebut tetap dilangsungkan, maka akan menimbulkan kendala
dalam peningkatan mutu lembaga dan pencapaian misinya.
Untuk
mengatasi hal tersebut, Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam telah
mengantisipasinya dengan melaksanakan kerjasama dengan UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta dalam program peningkatan mutu bahasa Inggris bagi tenaga dosen
PTAI.
Pembinaan
ini diarahkan sebagai bagian dari pelayanan dan sekaligus ikhtiar untuk
meningkatkan wawasan dan tradisi keilmuan yang diperlukan. Pelatihan
ini akan diberikan oleh beberapa tenaga dosen alumni Barat yang memiliki
kapasitas yang memadai untuk meningkatkan kemampuan bahasa, khususnya
bahasa Inggris. Setelah mengikuti pelatihan ini, banyak para peserta
yang merasakan adanya manfaat dari pelatihan bahasa Inggris ini antara
lain;
1. Mereka semakin mampu menguasai berbagai pendekatan, methodology,
dan teknik pengajaran Bahasa Inggris dengan baik.
2. Semakin mampu memilih berbagai alternatif, pendekatan, metode, atau
teknik yang tepat/sesuai dengan situasi yang dihadapi.
3. Mampu mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran, yang dibuktikan
dengan kemampuan membuat desain pembelajaran (program) bahasa Inggris
yang jelas, logis, aplikabel, realistis, sesuai kondisi setempat.
Pelatihan
ini sebagian besar diikuti oleh para peserta dari PTAI yang berjumlah
kurang lebih ada 50 orang dosen, dengan ketentuan yang paling pokok
adalah bahwa peserta adalah dosen bahasa Inggris dan mempunyai kemampuan
berbahasa Inggris dengan baik. Peserta lebih diutamakan sebagai dosen
yunior pada PTAI dan mempunyai potensi untuk mengembangkan mata kuliah
Bahasa Inggris yang efektif di PTAInya. Dan sarat yang terkhir adalah
peserta belum pernah mengikuti kegiatan sejenis yang diselenggrakan
oleh Departemen Agama Pusat. Dan ditunjuk oleh pimpinan perguruan Tinggi
dimana yang bersangkutan bertugas.
Kegiatan
pelatihan bahasa Inggris ini dilaksanakan mulai pada bulan Agustus 2003
dan berlangsung selama satu bulan dan bertempat di Universitas Islam
Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta oleh kepanitian yang ditunjuk berdasarkan
SK Dirjen Kelembagaan Agama Islam melalui Pemimpin Bagian Proyek Peningkatan
Mutu Ketenagaan Ditperta Islam Ditjen Kelembagaan Agama Islam.***