Banner Swara Ditpertais
Menu Utama
Menu Utama
 
  M E N U
Dewan Redaksi
No.27 Th. III, 02 Mei 2005
No.25 Th. III, 15 Maret 2005
No.24 Th. III, 03 Feb 2005
No.23 Th. III, 01 Jan 2005
No.22 Th. II, 23 Des 2004
No.21 Th. II, 18 Des 2004
No.20 Th. II, 30 Nov 2004
No.19 Th. II, 15 Nov 2004
No.18 Th. II, 30 Okt 2004
No.17 Th. II, 15 Okt 2004
No.16 Th. II, 30 Sep 2004
No.15 Th. II, 17 Sep 2004
No.14 Th. II, 31 Ags 2004
No.13 Th. II, 15 Ags 2004
No.12 Th. II, 31 Juli 2004
No.11 Th. II, 17 Juli 2004
No.10 Th. II, 26 Jun 2004
No.9 Th. II, 15 Jun 2004
No.8 Th. II, 12 Mei 2004
No.7 Th. II, 17 Apr 2004
No.6 Th. II, 6 Apr 2004
No.5 Th. II, 24 Feb 2004
No. 4 Th. I, 6 Des 2003
No. 3 Th. I, 6 Nov 2003
   

 

 

 

 

 

 

 

Meningkatkan Kualitas Dosen

Swara Ditpertais: No. 3 Th. I, 24 Nopember 2003

MENINGKATKAN KUALITAS DOSEN

Dalam rangka untuk memenuhi kualitas dosen di Perguruan Tinggi Agama Islam, Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam pada bulan Juni sampai Oktober 2003, melaksanakan pembibitan calon dosen PTAI.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang telah ditunjuk berdasarkan SK Dirjen Kelembagaan Agama Islam melalui pimbagpro Peningkatan Mutu Ketenagaan Ditperta Islam. Kegiatan ini berlangsung di Yogyakarta, yang diikuti oleh 100 peserta, yang semuanya sudah selesai S2, dari CPNS tenaga dosen yang baru diangkat tahun 2002.

Tujuan pembibitan calon dosen PTAI ini, adalah untuk meningkatkan kualitas, wawasan metodologis dan kemampuan akademik bagi calon dosen sebelum melaksanakan tugas dan fungsinya. Demikian ini karena didasarkan pada posisi dosen itu sendiri yang merupakan bagian integral dari pengembangan keilmuan perguruan tinggi.

"Oleh karena itulah upaya peningkatan harus terus dilakukan. Kualitas dosen perlu ditingkatkan sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Usaha peningkatan kualitas dosen melalui berbagai bentuk, baik formal maupun informal, adalah konsekuensi yang harus diupayakan oleh para pemimpin yang memiliki kebijakan. Implikasi dari kegiatan ini akan meningkatkan efektifitas pembinaan Universitas atau Perguruan Tinggi terhadap intelektual-intelektual yang menekuni bidang keilmuan di perguruan tinggi. Namun demikian usaha tersebut perlu adanya pola dan strategi yang tepat bagaimana meningkatkan kualitas dosen sesuai dengan kondisi objektif dosen-dosen itu sendiri. Dalam usaha kearah itulah melalui pembibitan calon dosen PTAI pasca CPNS diharapkan menjadi tenaga dosen yang professional di bidangnya," demikian ungkap Bapak Ahmad Dardiri, selaku Kasi Pengembangan Tenaga Akademik pada Subdit Ditperta Islam.

Sedangkan hasil yang diharapkan sesudah mengikuti program pembibitan ini, peserta mampu berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris (TOEFL skor: 500), berbicara dan menulis dalam bahasa Arab, mengetahui berbagai pendekatan, metode dan teknik mengajar/memberikan kuliah, membuat desain perkuliahan, mendesain evaluasi program perkuliahan, memilih materi kuliah sesuai dengan tujuan instruksional, mengetahui berbagai pendekatan, metode dan teknik penelitian ilmiah, membuat proposal penelitian yang rinci dan jelas.***