|
Swara Ditpertais: No. 27 Th. III, 02 Mei 2005
|
WORKSHOP PERPUSTAKAAN DI IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
Direktorat
Perguruan Tinggi Agama Islam bekerjasama dengan IAIN Sunan Ampel, melakukan
Workshop Tenaga Pengelola Perpustakaan PTAI seluruh Indonesia tanggal
28-30 April 2005, di IAIN Sunan Ampel, Surabaya. Dalam kegiatan ini dihadiri
Direktur PTAI, Arief Furqan dan dibuka oleh Rektor IAIN Sunan Ampel, Ridlwan
Nasir, Beberapa penceramah yang memiliki kualifikasi di bidang perpustakaan
juga ikut hadir memberikan materi Workshop, seperti Imas Maesaroh M. Lib
(Kepala Perpustakaan IAIN Sunan Ampel sekaligus pengelola IIBN), Hasbullah
Hilmi, S.S. MHI (Koord. IT Perpustakaan IAIN Surabaya dan Pengelola Teknis
IIBN), Adtya, ST (Kepala perpustakaan Petra sekaligus pengelola Jaringan
Perpustakaan Kristen), serta Moh. Nasar, ST (Dosen TI UMM malang sekaligus
Pengelola MDLN).
Arief Furqan, Direktur Perguruan Tinggi Agama Islam, dalam kesempatan
tersebut menyambut baik usaha-usaha yang dilakukan IAIN Sunan Ampel Surabaya
dalam mengumpulkan tesis dan disertasi digital. Menurutnya, “ perpustakaan
perguruan tinggi sebagai salah satu pusat penyebaran informasi merupakan
salah satu pilar demokratisasi informasi. Oleh sebab itu keberadaannya
perlu dibina dan dikembangkan.” Selanjutnya, ia mengharapkan, bahwa
dengan terbentuknya sistem pengelolaan digitalisasi perpustakaan yang
ada di IAIN Sunan Ampel ini, dapat diikuti perpustakaan-perpustakaan yang
ada di lingkungan PTAI untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan, jaringan
kerja melalui pertukaran publikasi, pertukaran daftar tambahan koleksi
mutakhir, pertukaran abstrak dan bibliografi, dokumentasi, serta informasi
kepada pemakainya di lingkungan masing-masing.
Selain harapan Direktur Perguruan Tinggi Agama Islam dari implikasi diadakannya
kegiatan ini, tujuan lain diadakannya kegiatan Workshop ini, menurut Rektor
IAIN Sunan Ampel, Ridlwan Nasir, adalah untuk memperkenalkan suatu sistem
pelayanan informasi bibliografi dengan menggunakan komputer pada perpustakaan
IAIN dalam rangka menambah kualitas layanan informasi.
Menurut Imas Maesaroh, “keuntungan dari sistem pelayanan informasi
bibliografi dengan menggunakan komputer pada perpustakaan IAIN, di antaranya,
adalah koleksi perpustakaan dapat diakses oleh siapa saja, dengan biaya
murah dan cepat.”
Sementara itu, Muhammad Nasar ST., salah satu penceramah kegiatan ini,
lebih memfokuskan pada perlunya perpustakaan disesuaikan dengan media
teknologi yang sudah hadir ditengah-tengah kita. Menurut Muhammad Nasar,
ST., “dengan perkembangan teknologi digital dan internet saat ini
koleksi perpustakaan bisa diperluas sehingga hampir semua aktivitas manusia
memungkinkan untuk dijadikan bahan koleksinya. Sehingga dengan demikian
perpustakaan mampu merekam dengan sangat lengkap setiap perkembangan peradaban
manusia dari masa ke masa, sekaligus memudahkan generasi berikutnya untuk
mempelajarinya dengan utuh.”
“Salah satu rekomendasi penting dari Workshop ini adalah pentingnya
mendirikan Warnet pada masing-masing perpustakaan di PTAI. Sebab, internet
adalah perpustakaan terbesar di dunia, “ demikian harapan Direktur
Perta Islam saat menutup rangkaian acara workshop. (Ubay)
|