|
Swara Ditpertais: No. 16 Th. II, 30 September 2004
|
ORIENTASI
PENGEMBANGAN KUALITAS DOSEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PERGURUAN TINGGI
UMUM
Berdasarkan
keputusan politik, Pendidikan Agama termasuk Pendidikan Agama Islam pada
Pendidikan Tinggi Umum, merupakan satu-satunya matakuliah yang menjadi
tanggung jawab dua departemen, yaiu Diknas (Dikti) dan Depag (Bagais).
Fungsi Bagais Depag adalah : Membantu Dikti menciptakan sosok lulusan
yang diidam-idamkan oleh bangsa dan tercermin. dalam UU tentang Sisdiknas
tahun 2003. Dikti bertugas, mengembangkan segi keilmuan dan keterampilannya,
sedangkan Bagais mengembangkan segi mental agamanya. Ditingkat Perguruan
tinggi semua itu merupakan tanggung jawab Rektor sebagai pimpinan perguruan
tinggi.
Berdasarkan
Kepmen Diknas Nomor : 232/U/2000, menetapkan Pedoman Penyusunan Kurikulum
Pendidikan Tinggi dan Penilaian hasil Belajar Mahasiswa. SK ini menjadi
dasar penyelenggaraan program studi di Perguruan Tinggi yang terdiri atas
(a) kurikulum inti, dan (b) kurikulum intruksional.
Kurikulum
Inti Pendidikan Tinggi terdiri atas (a) kelompok Matakuliah Pengembangan
Kepribadian (MPK); (b) kelompok Matakulaih Keahlian Berkarya (MKB); Kelompok
Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB).
Kelompok
Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) dan pemahaman serta pengembangan
filosofis untuk kepentingan dan pengembangan kepribadian. MPK seyogyanyan
memuat kaidah-kaidah dengan tingkat filosofis yang cukup tinggi, sehingga
dapat memicu keingintahuan mahasiswa untuk lebih memahami, menghayati
dan mengamalkan ilmunya. Matakuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan
salah satu matakuliah yang dikelompokkan ke dalam Kurikulum Inti diarahkan
pada pembentukan karakter, watak dan sikap keberagamaan dalam kehidupan
mahasiswa serta menjadi landasan dalam mengembangkan ilmu yang ditekuninya.
Kandungan akhlak yang lebih, dalam muatan matakuliah Agama yang mempertimbangkan
tingkat intelektualitas dan kematangan mahasiswa, diharapkan dapat mengkarakter
dalam diri mahasiswa sehingga menjadi pakaian hidupnya.
MPK
Penddikan Agama merupakan kelompok matakuliah yang diharapkan dapat menjadi
landasan moral, spiritual dan motivasi dalam pengembangan keahlian bidang
masing-masing, sehingga. para lulusan PTU tampil sebagai tenaga profesional
yang beriman dan bertkwa kepada Tuhana yang Maha Esa, berbudi pekerti
luhur, berkepribadian yang utuh dan memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan
dan berbangsaan.
Dalam
konteks pengembangan profesionalisme, disamping mendalami bidang kependidikan,
dosen PAI harus marnpu melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat,
sebagai bagian integral dari misi Tridarma, Perguruan Tinggi. Untuk itu
dosen PAI perlu mendapatkan pengetahuan yang cukup tentang berbagai metode
penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Sesuai dengan fungsinya, Departemen
Agama melalui Dirjen Bagais menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pengembangan
Kualitas Dosen Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi Umum, sebagai
upaya memperkaya pengalaman dalam meningkatkan kualitas pengabdian mereka.
Kegiatan
ini mempunyai berupaya mengubah sistem pembelajaran dan pendekatan pengembangan
ilmu, berdasarkan KBK, para dosen PAI perlu menciptakan informasi yang
cukup mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan perubahan materi,
pendekatan dan perubahan proses pembelajaran. Hal ini merupakan salah
satu sasaran utama Pelatihan. Secara spesifik, kegiatan Orientasi Pengembangan
Kualitas Dosen Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Umum bertujuan untuk
meningkatkan Wawasan Kependidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat
bagi dosen PAI pada PTU, Mensosialisasikan kebijakan pembinaan dan pengembangan
MPK PAI (Visi, misi dan tujuan PAI pada PTU), Mensosialisaikan materi,
pendekatan, metode, dan system evaluasi PAI, Mengembangkan wawasan para
dosen PAI dalarn pendalaman materi substansi kajian PAI, Menumbuhkan dan
mengembangkan rangsangan pembelajaran berdasarkan kompetensi dalam pelaksanaan
kuliah PAI, Membangun. sikap rasa kebersamaan dalam tanggung jawab guna
keberhasilan matakuliah PAI pada PTU, Menumbuhkan dan mengembangkan rangsangan
dalam meningkatkan karir akademik sebagai dosen di PTU.
Para
peserta kegiatan berjumlah 40 orang, terdiri dari dosen PAI pada PTU se-wilayah
Sulawesi dengan persyaratan antara lain, adalah merupakan dosen PAI di
Perguruan Tinggi Umum, Mempunyai pengalaman mengajar sebagai dosen Agama
Islam minimal dua tahun dan masih mengampu mata kuliah PAI sampai sekarang;
Utusan resmi dari institusi PTU yang diundang, Berusia maksimal 50 tahun,
dan belum pernah mengikuti kegiatan sejenis dalam dua tahun terakhir.
Kegiatan
ini dilaksanakan selama tiga hari mulai hari Senin - Kamis Tanggal 27
s.d 30 September 2004, bertempat di Universitas Negeri Makassar J1. Andi
Pangeran Pettarani, Makassar. Adapun meteri yang ditampilkan antara lain,
kebijakan Pembinaan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum, Kedudukan
PAI dalam MPK, menyangkut, (Problematika Pelaksanaan PAI pada PTU, Visi,
Misi, dan Tujuan PAI pada, PTU, Perubahan Paradigma Pengajaran kepada,
Pembelajaran PAI), Sosialisasi Kurikulum Berbasis Kompetensi PAI pada
PTU, Pendalaman materi PAI bidang kajian Aqidah, Pendalaman materi PAI
bidang kajian Syari'ah, Pemilihan substansi materi Syari'ah, Pendalaman
materi PAI bidang kajian Akhlak dan Tasawuf.
Adapun
beberapa pembicara yang tampil antara lain, Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A,
yang banyak mengulas tentang pendalaman materi PAI bidang kajian Aqidah
dan integrasinya dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi. Sedangkan
untuk Prof Dr. Arief Tiro, M.A, berbicara mengenai metodologi penelitian
agama dan penyusunan model-model proposal. Dari Ditperta tampil Bapak
Direktur H. Arief Furqan, M.A, Ph.D dan Kasubdit Ketenagaan Muharram Marzuki,
Ph.D. (Adib, Gja)
|