Banner Swara Ditpertais
Menu Utama
Menu Utama
 
  M E N U
Dewan Redaksi
No.27 Th. III, 02 Mei 2005
No.25 Th. III, 15 Maret 2005
No.24 Th. III, 03 Feb 2005
No.23 Th. III, 01 Jan 2005
No.22 Th. II, 23 Des 2004
No.21 Th. II, 18 Des 2004
No.20 Th. II, 30 Nov 2004
No.19 Th. II, 15 Nov 2004
No.18 Th. II, 30 Okt 2004
No.17 Th. II, 15 Okt 2004
No.16 Th. II, 30 Sep 2004
No.15 Th. II, 17 Sep 2004
No.14 Th. II, 31 Ags 2004
No.13 Th. II, 15 Ags 2004
No.12 Th. II, 31 Juli 2004
No.11 Th. II, 17 Juli 2004
No.10 Th. II, 26 Jun 2004
No.9 Th. II, 15 Jun 2004
No.8 Th. II, 12 Mei 2004
No.7 Th. II, 17 Apr 2004
No.6 Th. II, 6 Apr 2004
No.5 Th. II, 24 Feb 2004
No. 4 Th. I, 6 Des 2003
No. 3 Th. I, 6 Nov 2003
   

 

 

 

 

 

 

 

WORKSHOP REGIONAL UNTUK MODERNISASI KURIKULUM PADA SEKOLAH-SEKOLAH ARAB-ISLAM


Swara Ditpertais
: No. 12 Th. II, 31 Juli 2004

WORKSHOP REGIONAL UNTUK MODERNISASI KURIKULUM PADA SEKOLAH-SEKOLAH ARAB-ISLAM

ISESCO sebagai organisasi Pendidikan Sains dan Budaya Islam telah banyak melakukan berbagai pertemuan dalam rangka membicarakan strategi untuki mendongkrak peningkatan mutu pendidikan Islam, khususnya negara Islam. Pada tanggal 23 sampai dengan 27 Agustus 2004 nanti Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan pertemuan ISESCO di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kerangka kerja rencana tindakan ISESCO pada 2004-2006. Program ini mempunyai tujuan spesifik yakni mengarahkan sekaligus menyebarkan dan memodernisasi kurikulum di dalam sekolah-sekolah yang Arab-Islami. Workshop ini terselenggara atas kerjasama ISESCO dengan Departemen Agama di Indonesia.

Menurut keterangan yang dihimpun dari Dr. Abdul Hadi zadeh, direktur regional ISESCO di Teheran, menjelaskan bahwa dalam forum ini sesuaii dengan tema ” Memodernisasi Kurikulum”, maka akan mengundang peserta dari staff senior yang bekerja dalam bidang pengembangan kurikulum dan juga mereka-meraka yang telibat langsung dalam pembaharuan metoda dari mengajar di sekolah-sekolah yang Arab-Islamis.

Dari pihak Indonesia berbagai persiapan telah dilakukan, apalagi Bapak Menteri sangat concern dan meminta agar dapat menangani kegiatan ini secara profesional dan serius. Beberapa pertemuan telah dilakukan untuk mengevaluasi sejauhmana persiapan dalam menghadapi kegiatan ini, antara lain persiapan tempat, materi, local expert, dan juga kunjungan ke beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk melihat secara langsung sejauhmana kurikulum diterapkan di Indoensia.Pelaksanaan kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan di hotel Acasia selama kurang lebih lima hari. Semoga pertemuan ini akan banyak manfaatnya, terutama sharing pengalaman dalam menangani lembaga pendidikan Islam vis a vis tantangan globalisasi. Dan forum ini juga menjadi even yang sangat penting dan strategis untuk mempromosikan kemajuan pendidikan di Indonesia dan tentu saja kemajuan bidang-bidang pembangunan bangsa yang lain. Untuk itu, para peserta workshop akan diajak mengunjungi beberapa lembaga pendidkan yang dapat mewakili kemajuan pendidikan di Indonesia (Adib, Gja).