Edisi kali ini Swara Ditpertais memasuki babak baru penerbitan. Kami mohon
maaf atas keterlambatan penerbitan untuk edisi Desember. Hal ini dikarenakan
karena begitu padatnya jadwal kegiatan pada bulan-bulan tersebut. Kami
sudah berusaha mengejar ketertinggalan tersebut dan mengisi berita-berita
yang aktual di lingkungan Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam. Perlu
kami informasikan bahwa mulai tahun 2005 ini, kami akan berencana menerbitkan
Swara Ditpertais dengan versi baru, yakni artikel pilihan. Artikel pilihan
ini diupayakan agara dapat menjembatani kerancuan sawaditperta yang terkadang
menampilkan artikel dosen tertentu. Agar Swaraditperta fokus dalam beritannya
(news), maka artikel pilihan ini merupakan media yang dapat menjembatani
para dosen dan prakstisi agar dapat menyampaikan gagasan segarnya seputar
pendidikan, terutama tips-tips singkat untuk meningkatkan mutu mengajar,
menjadi dosen profesional dan tema-tema yang memiliki dua sasaran, upaya
meningkatkan mutu lulusan PTAI dan menjadikan PTAI sebagai center of excellence.
Edisi
perdana dalam tahun baru 2005 ini, kami isi dengan berita yang datang
dari Subdit Penelitian yang sedang melakukan research ke Belanda. Penelitian
ke Belanda ini direncanakan berlangsung selama sebulan. Pesan Pak Dirjen
sebelum mereka diberangkatkan, agar para peneliti yang telah lulus seleksi
dan mengikuti program tersebut pulang membawa hasil penelitian yang telah
mereka susun. Berita lain juga datang dari subdit Ketenagaan yang baru
saja melaksanakan orientasi pelaksanaan pengajaran PAI dan PTU. Akhirnya
selamat membaca.(Adib,Aal)