|
Penilaian terhadap bobot jurnal Karya ilmiah,
didasarkan pada beberapa kriteria dan pembobotan komponen-komponen
dengan skor tertinggi masing-masing, yaitu :
Nama berskala skor tetinggi(5), Kelembagaan penerbit (5), Penyunting
(30), Kemantapan penampilan (10), Gaya penulisan (10), Substansi
(25), Keberkalaan (12), dan Kewajiban pasca terbit (3).
Dari kreteria tersebut, bobot yang paling tinggi mendapatkan skernya
adalah pada criteria Penyunting (30) dan Substansi (25). Dua criteria
itulah yang sangat dominant, disamping criteria lainnya untuk
menentukan sebuah jurnal ilmiah dapat memenuhi kwalifikasi sebagai
jurnal yang berkwalitas dan mendapat akreditasi dari Komosi Pengembangan
Penerbitan Ilmiah.
|