PEDOMAN PENERBITAN JURNAL ILMIAH
PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM


     


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kata pengantar

Direktur pembinaan Penelitian dan pengabdian pada Masyarakat – Ditjen Dikti

Salah satu tim peneliti keadaan berkala ilmiah dilingkungan perguruan tinggi yang diketuai oleh Prof.Dr.Ir. Edi Guharja adalah sebuah instrumen yang dapat dipakai untuk mengevaluasi mutu terbitan berkala ilmiah Indonesia. Landasan pemikiran, komponen dan paspor dan kriteria Prof.Dr. Mien A. Rifa’i. Kemudian kriteria tadi diperluas dengan butir-butir serta angka-angka penilaian berpembobotan berbeda yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Ir. Soemartono Sosromarsoso. Selanjutnya instrumen yang dihasilkan terus diujicoba pada sejumlah berkala ilmiah, dan hasilnya dapat dianggap memuaskan. Sesudah dilakukan penyempunaan seperlunya instrumen evaluasi tadi lalu dipakai oleh suatu tim yang diperluas untuk keperluan penilaian terbitan berkala ilmiah dikalangan perguruan tinggi pada tahun 1993. Hasil evaluasi itulah yang dipakai sebagai dasar Pengakreditasian berkala ilmiah perguruan tinggi yang yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1995. Sebagai mana diketahui dalam waktu dekat hanya karya ilmiah yang dimuat dalam berkala terakreditasi yang dapat diperhitungkan untuk keperluan promosi staf kalangan perguruan tinggi.

Berdasarkan uji coba evaluasi berkala dikalangan perguruan tinggi tadi dan ditambah dengan pengalaman penilaian karya tulis untuk jabatan fungsional peneliti yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, diduga akan dapat dikembangkan suatu instrumen penilaian yang dapat dikembangkan suatu instrumen penilaian penilaian yang dapat dijadikan sarana akreditasi majalah ilmiah secara nasional. Oleh karena itu instrumen tadi kemudian dibahas dalam rapat Koordinasi Riset dan Teknologi Nasional tahun 1996 yang diselenggarakan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi. Dan dari pertemuan itu diterima sejumlah perbaikan yang pada dasarnya untuk menghilangkan kesan keeklusifan.
Usulan-usulan itu kemudian digarab dengan melibatkan pakar tambahan dari Badan Pertanian, Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi Pertanian(Babliotheca Bogoriensi)-deptan, Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah – LIPI serta Ikatan Penyunting Indonesia. Hasil penyempurnaan itu kemudian diterbitkan dalam buku Risalah Rekornas Ristek 1916 sehingga instrumen evaluasi Berkala Ilmiah ini dapat dikatakan sudah diterima secara nasional. Cetakan pertama terbit bulan agustus tahun 1997. Setelah dievaluasi berdasarkan temuan-temuan dilapangan dan diperbaiki kekuranganya, juga dengan mengikutsertakan Departemen Agama, maka diterbitkan « Instrumen Evaluasi untuk Akreditasi Berkala Ilmiah : cetakan kedua, Mei 2000 ».
Sesuai dengan tradisi internasional, pengakreditasian majalah ilmiah tidak dapat dilakukan hanya sekali tetapi harus dilaksanakan secara berkala. Oleh karena itu perlu peninjauan ulang terhadap kinerja semua majalah baik yang sudah mendapatkan akreditasi maupun yang belum pernah dievaluasi, untuk menyempurnakan pengakeditasian yang sudah dikeluarkan oleh Ditjen Dikti yang ada sekarang. Kegiatan akreditasi ini telah diselengarakan secara rutin setiap tahun, dan hasil akreditasi berlaku selama tiga tahun. Mengingat kepentinganya dalam jangka panjang, Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat menganggap perlu untuk menerbitkan (dengan dibiayai oleh proyek penelitian dan pengapdian pada masyarakat) dan menyebar luaskan instrumen evaluasi tadi, apalagi oleh Kantor Menteri Riset dan Teknologi telah dikembangkan suatu mekanisme cara penilaian sendiri(self evaluation system) sesuatu majalah yang dapat dilakukanoleh para penyuntingnya. Dengan demikian upaya evaluasi untuk keperluan akreditasi majalah ilmiah di kalangan Dikti akan dipermudah berkat kerjasama antara pihak-pihak yang berkepentingan dan tim evaluasi yang bernaung di Ditjen Dikti. Dalam waktu mendatang pengakreditasian pada tahun secara nasional memang harus dilakukan dibawah suatu koordinasi bersama. Pelaksanaan akreditasi pada tahun 2000, dilaksanakan dengan kerjasama Badan Akreditasi Nasional.
Besar harapan kami penerbitan dan penyebarluasan instrumen evaluasi ini akan membantu upaya nasional dalam meningkatkan pemanfaatan, pengembangan dan penugasan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dengan demikian ikut pula mempercepat usaha pembinaan sumber daya manusia Indonesia.


Jakarta, Mei 2000


Prof. Dr. Ir. Jajah Koswara

 


 

Kembali ke Daftar Isi