|
|
Kembali
ke menu berita
|
Aturan Baru tentang Pengadaan Buku Teks
|
Jawapos, 04 Agustus 2005
1. Buku teks untuk setiap mata pelajaran yang digunakan pada satuan pendidikan dasar dan menengah dipilih dari buku-buku yang ditetapkan Menteri berdasarkan rekomendasi penilaian kelayakan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
2. Buku teks pelajaran untuk mata pelajaran muatan lokal yang digunakan pada satuan pendidikan dasar dan menengah dipilih dari buku-buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh gubernur atau bupati/wali kota sesuai kewenangan masing-masing dengan berpedoman pada standar buku teks pelajaran yang ditetapkan Menteri.
3. Pada kulit buku teks pelajaran yang telah ditetapkan Menteri, penerbit wajib mencantumkan label harga.
4. Satuan pendidikan menetapkan masa pakai buku teks pelajaran paling sedikit 5 tahun.
5. Buku teks pelajaran tidak dipakai lagi oleh satuan pendidikan apabila: a. ada perubahan standar nasional pendidikan b. buku teks pelajaran dinyatakan tidak layak lagi oleh Menteri.
6. Guru dapat menganjurkan kepada peserta didik yang mampu untuk memiliki buku teks pelajaran. Anjuran bersifat tidak mengikat.
7. Untuk membantu peserta didik yang tidak mampu, satuan pendidikan wajib menyediakan paling sedikit 10 (sepuluh) eksemplar buku teks pelajaran untuk setiap mata pelajaran pada setiap kelas, untuk dijadikan koleksi perpustakaannya.
Sumber: Pasal-pasal dalam Permendiknas 11/2005
|
|