|
BAGAIMANA MEMONITOR DAN MENGEVALUASI PROGRAM?
Tim Ditjen Bagais senantiasa akan mengikuti perkembangan kegiatan program
dan memberikan masukan kepada pelaksana program melalui: [1] laporan
perkembangan (progress report) program, [2] kunjungan lapangan (field
monitoring), [3] seminar monitoring dan evaluasi secara partisipatif,
dan [4] laporan akhir [final report] program. Dengan demikian, pelaksana
program harus menyiapkan laporan perkembangan dan laporan akhir program
dengan mengikuti format yang telah disiapkan dan jadual yang telah ditentukan
oleh Ditjen Bagais.
Pada
pertengahan dan akhir tahun program, Tim Ditjen Bagais akan mengevaluasi
semua program yang telah didanai oleh Ditjen Bagais guna menentukan
program mana yang dapat dilanjutkan untuk tahun berikutnya dan program
mana yang harus diberhentikan. Keseriusan pelaksana program dari PTAI
dalam melakukan program ini akan mempengaruhi kepercayaan Dirjen Kelembagaan
Agama Islam terhadap PTAI yang bersangkutan pada program-program yang
akan ditawarkan pada tahun-tahun berikutnya.
Monitoring dan evaluasi dilakukan dalam rangka menjaga pelaksanaan program
agar tidak keluar dari cita-cita program yang telah ditetapkan dan demi
efektifitas program tersebut. Oleh karena itu, pelaksana program harus
menunjukan mekanisme evaluasi formatif dan summatif program serta mekanisme
peningkatan efektifitasnya berdasarkan hasil evaluasi tersebut.
Tim
monitoring dan evaluasi dari Ditjen Bagais dapat mengadakan pengawasan
langsung sewaktu-waktu ke pesantran atau madrasan atau masjid dampingan
tanpa memberitahu terlebih dahulu kepada partner program.
|