Untitled Document
Universitas Tokyo Akan Bantu Kembangkan FKIK


Kampus UIN Jakarta, Berita UIN Online - Fakultas Kedokteran Universitas Tokyo/Jichi Medical School, Jepang bersedia akan membantu pengembangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta.

Menyusul rencana bantuan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), kini giliran Fakultas Kedokteran Universitas Tokyo/Jichi Medical School Tokyo, Jepang akan memberikan bantuan bagi pengembangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta. Namun, bantuan tersebut lebih difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, kurikulum, technical assitance, dan pengiriman tugas belajar .

Demikian antara lain kesimpulan dari hasil pertemuan antara dua pejabat Universitas Tokyo/Jichi Medical School Tokyo, Jepang Dr. Kitamura dan Dr. Mizushima dengan pimpinan UIN Jakarta di Ruang Sidang Utama pada 1 Maret 2005. Hadir dalam pertemuan itu Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra, para Pembantu Rektor, Dekan FKIK Prof. Dr. dr. MK. Tadjudin, dan sejumlah pejabat UIN Jakarta. Kunjungan Kitamura dan Mizushima ke Kampus UIN Jakarta didampingi Kazuyoshi Yamasita dari JBIC Jakarta dan berlangsung hingga 4 Maret 2005.

Dalam rencana pemberian bantuan kepada FKIK UIN Jakarta, Kitamura dan Mizushima selain melakukan pembicaraan intensif dengan pimpinan UIN Jakarta, juga dengan para pejabat terkait seperti Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Prof. Dr. A. Qodri A. Azizy, Direktur Peguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama Prof. Dr. Arief Furqan, Direktur Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, dan perwakilan JBIC Jakarta Ikuro Sato.

Pertemuan dengan para pejabat di dua departemen dimaksudkan untuk mendapatkan informasi seputar perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan serta pendidikan Islam di Indonesia sebelum kemudian diambil langkah-langkah bantuan oleh universitas tersebut. Kunjungan lainnya dilakukan ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Salemba, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ciputat, dan Klinik Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Parung, Bogor .

Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Abuddin Nata mengatakan, rencana pemberian bantuan Universitas Tokyo/Jichi Medical School kepada FKIK UIN Jakarta lebih didasari karena adanya kesamaan misi yang diemban oleh kedua lembaga yang berorientasi pada masyarakat kelas menengah ke bawah. “Kita telah menyepakati (misi) itu dan mereka setuju,” ujarnya.

Abuddin menjelaskan, misi FKIK UIN Jakarta yang berorientasi kepada masyarakat papan bawah di antaranya dengan memberikan kesempatan kepada tamatan Madrasah Aliyah/Pondok Pesantren untuk melanjutkan studi di FKIK UIN Jakarta . Bahkan dari hasil pertemuan dengan Direktur Kelembagaan Agama Islam dan Direktur Pengembangan Pondok Pesantren Departemen Agama disepakati bahwa Departemen Agama bersedia untuk memberikan fasilitas belajar berupa beasiswa bagi tamatan Madrasah Aliyah/Pondok Pesantren tersebut.

“Direktur Kelembagaan Agama Islam dan Direktur Pengembangan Pondok Pesantren Departemen Agama telah bersepakat akan memberikan fasilitas belajar kepada tamatan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren untuk melanjutkan studi di FKIK UIN Jakarta . Namun, syaratnya (setelah tamat) mereka harus bersedia untuk kembali ke daerah masing-masing,” papar Abuddin, yang selama ini banyak terlibat dalam pendirian dan pengembangan FKIK UIN Jakarta.* ns