Kemenag Harus Perkuat Regulasi ”Pengabdian Pada Masyarakat”
Tanggal : 5/18/2011 11:41:00 AM   Sumber : Diktis, Kementerian Agama RI

Pers Release

Subdit Penelitian, Publikasi Ilmiah & Pengabdian pada Masyarakat

 

Workshop ”Pengabdian Pada Masyarakat” Diktis

Kemenag Harus Perkuat Regulasi ”Pengabdian Pada Masyarakat”

 

 

”Perlu adanya penguatan bagi lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat di lingkungan PTAI, mengingat penelitian dan pengabdian pada masyarakat itu juga “ruh” Tri Dharma Perguruan Tinggi”.

 

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam dalam sambutannya ketika membuka workshop Pengabdian Pada Masyarakat 2011 di Bali (20-22 April). Menurut Prof. Machasin, harus ada regulasi yang tegas mengatur kedudukan lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat agar mempunyai bargaining posisition yang kuat dalam struktur organisasi di UIN, IAIN, STAIN dan PTAIS lainnya. Selama ini lembaga-lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat di PTAI terkesan hanya sebagai pelengkap bagi struktur organisasi di perguruan tinggi. Kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat di perguruan tinggi belum mendapatkan perhatian secara optimal jika di bandingkan dengan dharma pendidikan/pengajaran, padahal keduanya merupakan bagian penting dari Tridharma.

 

Lebih lanjut Prof. Machasin menyatakan bahwa sejatinya ketiga dharma tersebut harus seimbang dilakukan oleh perguruan tinggi, baik kegiatan, anggaran maupun otoritasnya dalam seluruh aktifitas civitas akademik perguruan tinggi, terutama dalam hal kredit point bagi kenaikan pangkat fungsional dosen. Lembaga-lembaga pengabdian pada masyarakat di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia juga diminta mampu mempersembahkan pengabdian yang terbaik dengan mengaplikasikan keilmuannya untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh lapisan masyarakat.

 

Kegiatan yang diikuti para ketua LPPM / P3M Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia tersebut dilaksanakan di Wilayah Tengah, Wilayah Barat dan berakhir di Wilayah Timur (Makassar, 12-14 Mei 2011) menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, yaitu;

1.      Kementerian Agama R.I. diharapkan dapat memperkuat kelembagaan pengabdian pada masyarakat melalui:

a.   Penyusunan regulasi yang dapat memperkuat kelembagaan institusi pengabdian pada masyarakat, baik berupa Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, maupun dalam bentuk Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam;

b.   Penguatan kelembagaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang difusikan dalam satu lembaga yaitu Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) dan sekaligus disesuaikan dengan eselonisasinya (Eselon 1B pada tingkat universitas dan Eselon 2B pada tingkat Sekolah Tinggi) serta masuk anggota Senat/Unsur Pimpinan PTAI;

c.   Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan/workshop metodologi pengabdian pada masyarakat, manajemen, dan lain sebagainya;

d.   Peningkatan bantuan sosial bagi penyelenggaraan pengabdian pada masyarakat, baik yang sumber pembiayaannya berasal dari Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam maupun DIPA masing-masing perguruan tinggi.

2.      Pimpinan perguruan tinggi (Rektor/Ketua) diharapkan mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi institusi penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Optimalisasi tersebut dilakukan dengan cara:

a.   Pengalokasian anggaran program pengabdian pada masyarakat sekurang-kurangnya 5% dari anggaran perguruan tinggi (tidak termasuk anggaran yang diperuntukkan untuk belanja gaji pegawai).

b.  Pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa pada masing-masing fakultas/jurusan/program studi di bawah koordinasi LPPM.

c.   Implementasi program/kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat perlu memperhatikan perkembangan masyarakat kontemporer dan bersifat akademik.

Pimpinan perguruan tinggi (Rektor/Ketua) diharapkan membangun  kemitraan secara sinergis dengan institusi lain dalam mengimplementasikan program dan atau kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Cetak Halaman ini

DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI ISLAM
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM KEMENTERIAN AGAMA RI
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 - 4 Lt. 8 Jakarta Pusat
Telp. 021-3853449, 3812344, 3519734
Fax. 021- 34833981